Seluruh pekerja Pertamina EP dan pihak yang terkait dalam kegiatan perusahaan harus menempatkan aspek health, safety, and environment (HSE) sebagai prioritas utama.
Menjaga harmoni dengan lingkungan hidup dilakukan dengan menerapkan kebijakan Health, Safety and the Enviroment (Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan-HSE) yang konsisten. Sangatlah disadari kegiatan Pertamina EP sangat berisiko tinggi terhadap aspek HSE, serta perkembangan sosial masyarakat di sekitar kegiatan. Risiko tinggi ini timbul karena digunakannya bahan-bahan yang mudah terbakar, meledak dan beracun. Kesalahan dalam pengendalian operasi dapat menimbulkan insiden, penyakit akibat kerja, pencemaran lingkungan, dan gangguan kelangsungan operasi perusahaan. Itu semua tentu akan menurunkan daya saing dan citra perusahaan.
Karena itu penerapan aspek HSE secara sempurna adalah keniscayan bagi perusahaan berkelas dunia. Untuk mencapai HSE Operating Excellence di Pertamina EP, perusahaan memiliki perangkat yang disebut Sistem Manajemen HSE (SM HSE). Ini adalah sistem pengelolaan HSE yang terintegrasi dengan kegiatan operasi, agar berjalan aman, andal, efisien dan berwawasan lingkungan. SM HSE ini merupakan bagian integral dari keseluruhan sistem manajemen perusahaan.
Penerapan SM HSE di seluruh kegiatan operasi Pertamina EP dan mitra usaha hanya salah satu dari lima strategi yang diterapkan. Strategi lainnya adalah: pembinaan HSE bagi pekerja, pembudayaan HSE, pengintegrasian teknologi HSE dengan kegiatan EP dan peningkatan citra Pertamina EP dalam aspek HSE.