PERTAMINA EP |

Login Info

Welcome Guest, Login

Language

Sorotan Berita

  • 01 Feb 2012

    Penemuan Eksplorasi Pertama di Indonesia Tahun 2012

    Jakarta, 1 Februari 2012

    Pertamina EP telah berhasil menemukan minyak dan gas dari kegiatan eksplorasi struktur Tiung Biru sebesar 2.546 barel minyak per hari (BOPD) dan 2,75 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Keberhasilan ini merupakan penemuan eksplorasi pertama di Indonesia pada awal tahun 2012.

  • 01 Feb 2012

    Jakarta, 1 Februari 2012
    Presiden Direktur Pertamina EP Syamsu Alam menekankan komitmen Pertamina EP terhadap Lingkungan. Pertamina EP telah mencanangkan deklarasi untuk bumi yakni melakukan penanaman 1000 pohon untuk setiap pemboran 1 sumur dan penggunaan energy matahari untuk penerangan di daerah operasi.

     

  • 01 Feb 2012

    Jakarta, 1 Februari 2012
    Pertamina EP melakukan evaluasi terkait dengan masalah produksi migas untuk pencapaian target produksi di tahun 2012. Dengan evaluasi ini diharapkan dapat ditemukan permasalahan yang menjadi hambatan dalam upaya peningkatan produksi serta alternatif solusi yang dapat dilakukan sehingga target di 2012 bisa dicapai sesuai dengan komitmen perusahaan kepada para pemangku kepentingan.

     

Produksi PERTAMINA EP Capai Rekor Tertinggi

Produksi Minyak Pertamina EP mencapai angka tertinggi dengan pencapaian sebesar 127.745 barrel per hari atau 2.245 barel lebih tinggi dari target 2009 sebesar 125.500 barel per hari pada akhir Mei 2009. Pencapaian ini merupakan pencapaian tertinggi yang pernah diraih Pertamina EP, sekalugus merupakan bagian dari upaya transformasi Pertamina EP yang terus digulirkan. Pertamina (Persero) selaku induk perusahaan dan juga BPMIGAS selaku otorita pengawasan kegiatan hulu Migas sangat mendukung upaya-upaya transformasi Pertamina EP untuk membangun kapabilitas kelas dunia dalam peningkatan produksi minyak di dalam negeri.

Prosentase peningkatan produksi terbesar dicapai Pertamina EP Kawasan Timur Indonesia yang mencapaian 116% dari target dengan total produksi 5.567 barrel per hari, Unit Bisnis Limau mencapai 110% target dengan totak produksi 11.210 barrel per hari serta beberapa unit bisnis dan region lainnya yang berhasil memepertahankan produksi pada tingkat tertinggi. Pertamina EP Region Jawa berhasil mempertahankan tingkat produksi di 25.281 barrel per hari, Region Sumatera dengan produksi 17.542 barrel per hari serta lapangan Sukowati yang mencapai 22.986 barrel per hari. Pencapaian ini juga didukung tingginya angka produksi dari lapangan Poleng Madura sebesar 8.256 barrel per hari.

Produksi Minyak Pertamina EP terus mengalami peningkatan sejak 2003 dengan tingkat pertumbuhan rata-rata (Capital Average Gross Ratio/CAGR) mencapai 3,1% dari level produksi 95,6 ribu barrel per hari (MBOPD) di 2003 menjadi 102,2 MBOPD di 2006. Produksi ini mengalami pertumbuhan 6,7% di 2007 menjadi 110,3 MBOPD dan diperkirakan akan kembali naik sebesar 7,8% di 2008. Produksi rata-rata Pertamina EP 2008 telah mencapai 116,6 MBOPD. Pada 2009 Pertamina EP menargetkan tingkat pertumbuhan produksi minyak sebesar 6,2% dengan target produksi 125,5 MBOPD.

Disamping Minyak Pertamina EP juga merupakan produsen gas terbesar untuk kebutuhan domestik dengan tingkat produksi gas saat ini mencapai 1040 MMSCFD (juta kaki kubik perhari). Dari jumlah tersebut 28% dipasok kepada Perusahaan Gas Negara (PGN), 22% untuk memenuhi kebutuhan industri, 18% untuk industri pupuk, 18% untuk passokan ke pembangkit listrik, dan 14% lainnya untuk kebutuhan Kilang Pertamina & pemakaian sendiri.

Pertamina EP merupakan Anak Perusahaan Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi dan eksploitasi Minyak dan Gas di dalam negeri, sekaligus tercatat sebagai penyumbang keuntungan terbesar diantara seluruh unit bisnis dan anak perusahaan Pertamina (Persero). Total keuntungan Pertamina EP terus meningkat dari tahun ke tahun, pada 2006 laba sebelum pajak Pertamina EP sebesar Rp. 11,29 Trilyun, di 2007 naik menjadi Rp. 15,16 Trilyun dan mencapai keuntungan tertinggi pada 2008 sebasar Rp. 19,08 Trilyun atau lebih dari 70% total keuntungan Pertamina (Persero) . Pertamina EP juga menjadi satu-satunya produsen migas di Indonesia yang optimis dapat meningkatkan produksi minyak buminya. Berdasarkan data BPMIGAS, saat ini Pertamina EP menempati posisi kedua dalam peringkat 10 besar produsen Minyak setelah Chevron dan juga urutan kedua Produsen Gas setelah Total Indonesia.