Jakarta, 7 Mei 2010
Produksi Minyak Pertamina EP Lapangan Bunyu Kalimantan Timur meningkat empat kali lipat dari rata-rata April 2010 sebesar 1400 barrel oil per hari (BOPD) menjadi 6400 BOPD di awal Mei 2010.
Produksi Minyak Pertamina EP kembali menembus rekor tertinggi pencapaian produksi dengan tingkat produksi sebesar 136.504 barrel per hari atau 11.004 barel lebih tinggi dari target 2009 sebesar 125
Jakarta, 24 Februari 2010
Pertamina ditargetkan untuk bisa meraup laba sebesar 25 triliun rupiah dengan investasi sebesar 44 triliun rupiah pada tahun 2010. Hingga saat ini, tulang punggung Pertamina masih berada di sector hulu.
Demikian ditegaskan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan saat Town Hall Meeting Direktorat Hulu di Kantor Pusat Pertamina EP Jakarta, Rabu (24/2). Lebih lanjut Karen menegaskan kepada seluruh jajaran manajemen anak perusahaan di sector Hulu Pertamina agar lebih memerhatikan investasi dan pemasukan laba.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Hulu Bagus Setiardja menyampaikan tiga hal penting yang menjadi perhatian di Direktorat Hulu yakni masalah keunggulan operasi, peningkatan cadangan, serta masalah produksi.
Terkait dengan keunggulan operasi, Direktur Hulu menyampaikan bahwa kegiatan produksi migas harus dikendalikan dengan lebih baik. Karena jika tidak dikendalikan dengan baik, papar Bagus, dampak yang timbul akan sangat terasa walaupun program sudah dirancang dengan baik.
Dalam hal peningkatan cadangan, Direktur Hulu mengatakan bahwa reserve to production harus bisa lebih baik di masa mendatang. “Di lapangan tua ada beberapa contoh yang masih bisa mendapatkan cadangan,” tegasnya. Dalam hal produksi, Bagus Setiardja menekankan arti penting inovasi. “Produksi harus ada inovasi,” tegasnya.
Selain itu, dalam pemaparannya, Direktur Hulu juga mengulas bahwa Pertamina telah menyiapkan 10 triliun rupiah untuk menopang rencana akuisisi. “Ini menjadi tantangan yang cukup berat,” tegasnya.
Lebih lanjut Direktur Hulu menekankan arti penting dari integritas seluruh pekerja di Pertamina serta masalah pembinaan pekerja yang dinilai berdasarkan kemampuan. Oleh karena itu, ujar Direktur Hulu, seluruh pekerja diminta untuk menunjukkan kemampuannya.
Kinerja Pertamina di sector hulu dalam kurun waktu tiga tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan. Produksi minyak Pertamina mengalami peningkatan dari sebesar 143 ribu barel per hari pada tahun 2007 meningkat menjadi 150 ribu barel per hari pada tahun 2008, dan terus menanjak ke angka 176 ribu barel per hari pada 2009. Produksi gas Pertamina pada 2007 sebesar 1.114 juta kaki kubik per hari meningkat menjadi 1.166 juta kaki kubik per hari pada 2008, dan terus meningkat menjadi 1.376 juta kaki kubik per hari pada 2009. Untuk panas bumi, produksi listrik Pertamina pada 1.291 giga watt hour (GwH) pada 2007 meningkat menjadi 1.966 GwH pada 2008, dan terus menanjak mencapai 2.088 GwH pada 2009. Selain itu produksi uap Pertamina pada 2007 sebesar 10.014 ribu ton meningkat menjadi 14.723 ribu ton pada 2008 dan terus meningkat menjadi 15.788 ribu ton pada tahun 2009.